Banyak Ular Bermunculan di Kampung-kampung Kota Tangerang
TANGERANG [ProBENTENG] – Memasuki musim hujan, ternyata menyebabkan ular senang berkeliaran di kampung-kampung penduduk. Ini yang terjadi di beberapa kampung di wilayah Kota Tangerang yang akhirnya meresahkan warga.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, sepanjang tahun 2021 sudah 86 kasus ular berkeliaran di sejumlah kampung penduduk yang telah tertangani.
Baca Juga: ANGKAT BERAT KOTA TANGERANG UJI TANDING KE KOTA HUJAN
“Bahkan pada tiga bulan terakhir, kasus ular melata dan mengejutkan masyarakat terjadi 18 kasus,” ungkap Gufron Falfeli, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang.
Terinci, September 3 kasus, Oktober 10 kasus dan November dengan 5 kasus. Ini menjadi fenomena menarik dengan bermunculan ular di permukiman warga di musim hujan.
Baca Juga: JAMUAN ALA WARGA TERSAJI DALAM MAULID NABI DI AL-HIDAYAH
Gufron memperkirakan, puncak musim hujan akan terjadi pada Nopember dan Desember, nah kasus ular-ular pun akan bermunculan untuk mencari tempat ideal menetaskan telurnya, diyakini akan bertambah banyak.
“Musim hujan jadi fase ular, khususnya kobra untuk bertelur. Ini merupakan siklus normal dalam kehidupan ular yang tentunya harus diwaspadai masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: KAPOLRES BANDARA SOETTA KUNJUNGI POKJA WHTR, RAMAH TAMAH & NIKMATI SAYUR ASEM
Gufron pun memberikan kiat bagi masyarakat Kota Tangerang mencegah ular menetaskan telurnya di area rumah. Mulai dari harus sering membersihkan rumah, memberi wangi-wangian yang menyengat. Selain itu, sistem sirkulasi dan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah juga harus ada, agar tidak ada area lembap dan gelap di dalam rumah.
“Sinar matahari masuk ke rumah, ventilasi bagus, sirkulasi ada sehingga tidak ada kelembapan. Tidak usah menabur garam, karena garam tidak efektif,” imbuhnya.
Baca Juga: KULINER MALAM SHOLEH ALI SAINGI KULINER PASAR LAMA
Ia pun menyarankan, supaya masyarakat tidak menumpuk barang-barang bekas sehingga tidak menciptakan lubang atau ruang yang dapat digunakan ular untuk bertelur. Pastikan membuang sampah setiap hari secara rutin.
Sebagai informasi, masyarakat bisa melaporkan kasus ular atau hewan berbahaya lainnya lewat emergency call center di 112 atau nomor piket 24 jam BPBD Kota Tangerang di 021-5582144. [ron]
![]()


