Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

DPRD Kota Tangerang Soroti Jalan Rusak Pascabanjir, Dorong PUPR Gerak Cepat

TANGERANG [ProBENTENG] — Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang dalam beberapa waktu terakhir menyisakan persoalan baru. Sejumlah ruas jalan dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari retak, berlubang, hingga ambles di beberapa titik rawan genangan.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menyoroti kondisi tersebut dan meminta percepatan penanganan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Menurut Rusdi, saat ini pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melakukan pemetaan tingkat kerusakan sebagai dasar langkah perbaikan.

“Nah ini, hari ini kita dihadapkan persoalan lain juga pascabanjir, banyak infrastruktur kita yang rusak. Nanti akan dipilah mana yang kerusakannya ringan, kita akan langsung eksekusi oleh teman-teman di PU dengan tim oranyenya. Dan ketika memang yang berat, kita akan dorong di perubahan biar segera,” ujar Rusdi, Minggu (8/2/2026).

Ia menjelaskan, kerusakan ringan akan segera ditangani melalui perbaikan cepat di lapangan agar akses masyarakat bisa kembali normal. Sementara untuk kerusakan berat, DPRD akan mendorong agar masuk dalam skema perubahan anggaran sehingga perbaikannya dapat segera direalisasikan.

Tak hanya soal kecepatan, Rusdi juga menekankan pentingnya pemilihan metode konstruksi yang tepat, terutama di kawasan rawan banjir.

Menurutnya, penggunaan aspal atau hotmix di daerah yang kerap tergenang air berisiko cepat rusak. Karena itu, ia mendorong agar pembangunan infrastruktur di titik-titik tersebut menggunakan metode betonisasi yang dinilai lebih kuat dan tahan lama.

“Beberapa metode pilihan konstruksi juga harus kita pilih dengan konstruksi yang tepat. Karena di daerah banjir kalau pakai aspal atau hotmix itu akan cepat rusak. Mau tidak mau harus ada perlakuan khusus, kita dorong dengan metode betonisasi,” ungkapnya.

Rusdi memastikan titik-titik kerusakan pascabanjir saat ini sudah mulai diidentifikasi oleh tim PUPR. Ia berharap proses eksekusi bisa segera dilakukan agar tidak berdampak lebih luas terhadap mobilitas warga.

“Bagaimanapun, jalan itu sarana vital untuk aksesibilitas masyarakat setiap harinya. Harapannya segera dieksekusi supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. [ron]

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *