Ketua DPRD: Indikator Makro Tunjukkan Tren Positif, LPE Jadi Catatan
TANGERANG [ProBENTENG] – Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menilai capaian indikator makro pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Hal tersebut disampaikan dalam menyikapi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LPKJ) Wali Kota Tangerang Tahun Anggaran 2025.
Secara umum, sejumlah indikator strategis seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka pengangguran, penyerapan tenaga kerja, Rasio Gini, hingga Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dinilai berhasil mencapai target yang telah ditetapkan.
“Beberapa target di indikator makro semuanya mengalami kenaikan. Hanya mungkin di Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang belum mencapai target, meski tetap mengalami peningkatan dibanding tahun 2024,” ujar Rusdi, Rabu (1/4/2026).
Rusdi juga memberikan apresiasi terhadap efektivitas program penanganan pengangguran yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang, khususnya melalui inovasi “Gampang Kerja” yang digagas Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker).
Menurutnya, program tersebut terbukti mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.
“Ini menandakan program Disnaker cukup efektif. Ke depan, kita akan dorong inovasi-inovasi yang mampu membuka lapangan kerja sekaligus mendorong investasi masuk ke Kota Tangerang,” jelasnya.
Di sisi lain, DPRD juga menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang menjadi keluhan masyarakat, terutama akibat tingginya curah hujan di awal tahun 2026 yang menyebabkan kerusakan di berbagai titik.
Rusdi menegaskan bahwa penanganan jalan tidak bisa hanya mengandalkan skema Operasi dan Pemeliharaan (OP), melainkan harus didukung percepatan realisasi program pembangunan dari anggaran tahun berjalan.
“Kegiatan OP ini tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan kerusakan jalan. Saya berharap Dinas PU segera merealisasikan program kegiatan 2026, khususnya yang berkaitan dengan perbaikan sarana jalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan di tahun 2026 sangat bergantung pada optimalisasi pendapatan daerah. Di tengah kondisi global yang tidak menentu, DPRD berkomitmen untuk mengawal penggunaan anggaran agar tetap efektif dan tepat sasaran.
“Program sebagus apa pun, kalau pendapatan tidak memadai, tentu tidak bisa berjalan maksimal. Kami akan terus mengawal agar capaian makro dan program pembangunan bisa direalisasikan secara optimal untuk masyarakat,” pungkas Rusdi. [ron]
![]()

