Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Perbasi Kota Tangerang Konsolidasi 13 Kecamatan, Siapkan Kekuatan Menuju Porprov 2026

TANGERANG [ProBENTENG] — Persiapan menuju Porprov Banten 2026 mulai dimatangkan. Perbasi Kota Tangerang mengumpulkan seluruh elemen basket dari 13 kecamatan dalam pertemuan strategis yang digelar di Hotel Golden Tulip, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda koordinasi, melainkan konsolidasi besar untuk menyatukan visi antara federasi, pelatih, pemerintah daerah, hingga orang tua atlet. Targetnya jelas, membangun kekuatan sejak awal demi hasil maksimal di Porprov 2026.

Ketua Perbasi Kota Tangerang menegaskan, pembinaan kali ini dilakukan dengan pendekatan berbeda. Tidak hanya fokus pada kemampuan teknik, tetapi juga pembentukan karakter atlet melalui dukungan keluarga.

“Hari ini menjadi tonggak awal. Pemerintah, Perbasi, pelatih, dan orang tua harus satu frekuensi. Pembinaan tidak hanya di lapangan, tapi juga dimulai dari rumah,” ujarnya.

Pada Porprov 2026 mendatang, cabang olahraga basket akan mempertandingkan nomor 5 lawan 5 dan 3 lawan 3 untuk kategori putra dan putri. Total empat medali emas diperebutkan. Perbasi Kota Tangerang membidik hasil optimal di seluruh nomor tersebut.

Saat ini proses masih berada pada tahap awal rekrutmen. Sebanyak 65 pemain masuk dalam daftar panjang dan akan menjalani seleksi ketat dalam satu bulan ke depan sebelum dikerucutkan menuju skuad inti dan pemusatan latihan cabang (Puslatcab).

Pembinaan basket Kota Tangerang diperkuat oleh 11 klub aktif yang tersebar di berbagai kecamatan. Klub-klub tersebut menjadi basis pengembangan atlet dan representasi kekuatan basket di tingkat wilayah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, turut hadir dan menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Perbasi yang memulai Puslatcab lebih awal.

“Setiap cabang olahraga yang ingin berprestasi harus memulai latihan secara fokus dan intensif. Kami apresiasi langkah ini. Namun atlet juga harus tetap menjaga keseimbangan antara prestasi olahraga dan akademik,” katanya.

Menurutnya, sekolah-sekolah di Kota Tangerang selama ini menjadi tulang punggung pembinaan atlet. Jalur prestasi di bidang olahraga pun dapat membuka peluang ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

Dengan melibatkan 13 kecamatan, 11 klub aktif, dukungan DPRD dan Dinas Pendidikan, serta pelibatan orang tua dalam sistem pembinaan, basket Kota Tangerang kini memasuki fase persiapan yang lebih terstruktur.

Empat emas memang menjadi target. Namun yang lebih penting, membangun fondasi pembinaan berkelanjutan demi masa depan basket Kota Tangerang di level provinsi dan nasional. [ron]

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *