Sudah Mengalihkan Layanan, PDAM Tirta Benteng Harus Berorientasi Kepada Pelanggan
TANGERANG [ProBENTENG] – Keluhan kurang mulusnya layanan air bersih kepada pelanggan terkait peralihan pelayanan air bersih dari Perumda TKR ke Perumdam TB, mendapat respon dari Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang.
Fauzan Manafi Albar, Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang, kepada wartawan, Selasa (9/11/2021), mengaku telah mendapat sejumlah keluhan warga terkait itu, di antaranya soal penagihan di masa pandemi yang nilainya melonjak tak wajar, masih ada kekeruhan air yang disalurkan, dan sesekali seret alirannya.
Baca Juga: DPRD: ALIH LAYANAN PDAM, JANGAN TURUNKAN KUALITAS
Sejumlah warga sendiri, aku Fauzan, telah melaporkan ke pihak PDAM melalui nomor tertentu. Namun hal itu juga tidak efektif, di antaranya soal pencatatannya administrasi belum tertib, d.l.l.
“Misalnya, soal tarif membengkak, kalau terjadi akumulasi hitungan, otomatis tagihannya tinggi, karena tarifnya berskala, 0-5 meter kubik itu ada nilai tagihannya dan itu bervariasi,” katanya.
Baca Juga: ALIH LAYANAN PDAM TKR KE TB: “EH MALAH JADI BURUK…”
Selain itu, Fauzan juga tidak menampik adanya potensi rawan kesalahan pembacaan meter saat masa-masa transisi dari Perumdam TKR ke Perumdam TB.
Oleh karenanya agar tidak ada yang dirugikan harus betul-betul dihitung, tertib administrasi, dan terus berorientasi kepada pelanggan.
“Bila masyarakat kurang puas, kami Komisi III DPRD Kota Tangerang yang membidangi perusahaan daerah siap memfasilitasi dan memediasi antara PDAM TB dan masyarakat pelanggan,” pungkasnya. [ron]
![]()


