Cisadane Tercemar, Larangan Makan Ikan Mati, Air Perumdam TKR Aman Konsumsi
TANGERANG [ProBENTENG] – Geger pencemaran air Sungai Cisadane yang disebut-sebut berpangkal kebakaran pabrik kimia di Taman Tekno BSD, Kota Tangerang Selatan membuat masyarakat Tangerang Raya terkejut.
Beredar di grup-grup WA masyarakat misalnya di Kota Tangerang, yang menyebutkan disebabkan pencemaran itu banyak ikan di Sungai Cisadane mati mengambang ke tepian.
Gambaran inipun ditayangkan TV-TV swasta dan masyarakat bisa menyaksikan Ikan Sapu-sapu dan Mujair yang mengambang mati di tepian sungai. Dalam WA itu disebutkan masyarakat agar tak memakan ikan-ikan yang mati itu karena beracun.
Kalau Sungai Cisadane tercemar, yang faktanya menjadi bahan-baku pengolahan air bersih PDAM Kabupaten Tangetang dan PDAM KOta Tangerang, apakah berbahaya dikonsumsi. Ini pertanyaan sejumlah warga yang rumahnya berlangganan PDAM TKR Kabupaten Tangerang dan PDAM TB Kota Tangerang.
LARANG SANTAP IKAN
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang segera melarang masyaraat mengkonsumsi ikan yang mati di Sungai Cisadane. Dikatakan pihaknya masih menunggu hasil laboratorium yang tengah dilakukan.
Secara ilmiah, tutur Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi kepada wartawan, Selasa (10/2/2026), belum bisa dikatakan apakah boleh atau tidak untuk dikonsumsi ikan-ikan mati itu.
Namun diingatkannya perlu kehati-hatian sementara, sebab itu sebaiknya tidak dikonsumsi dulu sebelum ada kepastian hasil laboratorium.
AIR PDAM AMAN
Sementara Direktur Utama PDAM TKR Kabupaten Tangerang, Sofyan Sapar, melalui Siaran Pers, menyebutkan pencemaran di Sungai Cisadane dipastikan tidak terlalu berdampak pada kualitas air bersih hasil olahan perusahaannya.
Pendistribusian air kepada pelanggan tetap aman, layak digunakan dan memenuhi standar kualitas yang berlaku sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan. PDAM TKR yang kini berganti nama menjadi Perumdam TKR menyebutkan air yang diolah pun sudah melalui proses pengolahan yang aman.
Namun sebagai bentuk tanggung-jawab pelayanan kepada masyarakat, Perumdam TKR juga akan melakukan pemantauan ke sumber air baku dan melakukan pengurasan di beberapa titik pengolahan untuk menjamin stabilitas dan kualitas pendistribusian air.
Untuk sementara, kata Sofyan Sapar, hasil pemeriksaan laboratorium terkini menyebutkan kualitas air memenuhi standar dan aman digunakan, sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas air bersih yang digunakan karena tetap terjamin. [cd]
![]()

