Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Tinjau Banjir di Ciledug, Andri Permana Soroti Penanganan Terintegrasi

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana

TANGERANG [ProBENTENG] – Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana, turun langsung meninjau lokasi banjir di wilayah Ciledug, Minggu (8/3/2026). Dalam kunjungannya, ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang kembali melanda sejumlah titik, khususnya di kawasan Peninggilan yang kerap menjadi langganan banjir.

“Yang pertama tentu kita turut prihatin atas musibah banjir yang menimpa beberapa titik di Kota Tangerang, salah satunya yang cukup parah di Peninggilan ini,” ujar Andri.

Didampingi Ketua RW 014 Rudin Sagitara dan Ketua RT 02 Supri, Andri meninjau langsung kondisi permukiman warga. Dari hasil pantauan di lapangan, genangan air di beberapa titik bahkan mencapai ketinggian lutut orang dewasa, sehingga mengganggu aktivitas warga.

“Tadi kita melihat langsung di RW 14, ketinggian air di beberapa titik sudah mencapai sedengkul orang dewasa. Kondisi ini tentu menyulitkan warga, apalagi di bulan puasa seperti sekarang,” ungkapnya.

Dalam situasi tersebut, Andri menekankan pentingnya kehadiran pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi, terutama di tengah momentum Ramadan.

Ia juga mengapresiasi solidaritas warga yang secara mandiri mendirikan dapur umum guna membantu sesama korban banjir.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Di bulan suci Ramadan ini, warga harus tetap bisa menjalankan sahur dan berbuka puasa dengan kondisi yang layak,” katanya.

Selain penanganan darurat, Andri mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang untuk segera mengirimkan tambahan mesin pompa air ke lokasi terdampak.

Menurutnya, kondisi geografis wilayah Peninggilan yang relatif rendah membuat kawasan tersebut menjadi titik kumpul aliran air dari berbagai daerah sekitar, sehingga rawan tergenang saat curah hujan tinggi.

“Karena itu saya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar segera mengirimkan mesin pompa tambahan, supaya genangan bisa lebih cepat surut,” jelasnya.

Lebih jauh, Andri menegaskan bahwa persoalan banjir di Kota Tangerang tidak bisa diselesaikan secara parsial. Ia mendorong adanya langkah penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan sebagai solusi jangka panjang.

“Ini menjadi catatan penting. Penanganan banjir tidak bisa dilakukan per wilayah saja, tapi harus terintegrasi. Kami di DPRD akan terus mengawal agar anggaran untuk titik-titik rawan seperti Peninggilan menjadi prioritas ke depan,” pungkasnya. [ron]

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *