Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Disbudpar Kota Tangerang Gelar Pelatihan Marawis, Libatkan 50 Peserta dari Berbagai Sanggar

TANGERANG [ProBENTENG] – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang akan menggelar Pelatihan Marawis bekerja sama dengan Sanggar Al Istikhori pada Senin 18 Mei 2026 hingga Rabu 20 Mei 2026 mendatang di Gedung Seni Budaya Kota Tangerang.

Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dan ditargetkan diikuti sebanyak 50 peserta dari berbagai sanggar seni Islami Marawis, baik yang terafiliasi dengan LASQI (Lembaga Seni Qasidah Indonesia) maupun peserta umum melalui pendaftaran media sosial.

Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melestarikan seni budaya Islami sekaligus membangun kreativitas generasi muda.

“Pelatihan ini bukan hanya soal kemampuan memainkan alat musik marawis, tetapi juga sebagai upaya pelestarian budaya Islami dan pembinaan karakter generasi muda,” ujar Boyke dalam keterangannya Jum’at (15/5/2026).

Ia menjelaskan, marawis merupakan kesenian tradisional yang memadukan budaya Timur Tengah dan Betawi yang perlu terus dijaga keberlangsungannya di tengah perkembangan zaman.

Selain menjadi wadah kreativitas, lanjut Boyke, seni marawis juga menjadi media syiar agama melalui lantunan shalawat dan pesan-pesan religius yang lebih mudah diterima masyarakat, khususnya kalangan remaja.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai kebersamaan, disiplin, kekompakan, hingga kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui seni musik Islami,” katanya.

Pelatihan akan dipandu instruktur dan asisten instruktur dari Sanggar Al Istikhori yang telah berpengalaman dalam pelatihan marawis dan seni Islami lainnya. Mereka di antaranya Andriansyah, Zaki Bahrul Alam, Supriyadi, dan Muhammad Rival Wahyudi.

Materi pelatihan nantinya akan difokuskan pada pengenalan serta penguasaan alat musik perkusi seperti marwas, hajir, dan darbuka. Selain itu peserta juga akan dibekali pembinaan akhlak dan penguatan nilai-nilai positif melalui kegiatan seni budaya Islami.

Disbudpar Kota Tangerang berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap kesenian tradisional Islami sekaligus menjadi ruang pembinaan yang positif agar remaja terhindar dari aktivitas negatif. [adv]

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *