Jalan Rusak Bikin Pelanggan Berkurang, Pelaku Usaha Sambut Perbaikan Iskandar Muda
TANGERANG [ProBENTENG] — Kerusakan Jalan Iskandar Muda di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, tak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Kondisi tersebut juga ikut memukul aktivitas usaha warga yang menggantungkan penghasilan dari ramainya mobilitas masyarakat.
Salah satu pelaku usaha konter di Jalan Iskandar Muda, Alfan Wijaya, mengatakan jumlah pelanggan di tempat usahanya ikut menurun ketika kondisi jalan memburuk, terutama saat hujan.
“Kalau hujan banyak genangan, kalau dihitung-hitung jumlah pelanggan berkurang drastis,” ujar Alfan, Kamis (13/8/2026).
Menurut Alfan, genangan dan kondisi jalan yang rusak membuat sebagian masyarakat mengurangi aktivitas di kawasan tersebut. Dampaknya, pelaku usaha yang berada di sepanjang ruas jalan ikut merasakan penurunan kunjungan pelanggan.
Karena itu, Alfan menyambut dimulainya proyek perbaikan Jalan Iskandar Muda. Ia berharap perbaikan tidak berhenti pada pembenahan fisik jalan, tetapi juga mampu mengembalikan kelancaran mobilitas warga dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di sepanjang ruas tersebut.
“Alhamdulillah, perbaikan ruas jalan ini sudah dimulai lagi. Semoga tidak hanya memberikan kenyamanan berkendara, namun juga menghidupkan berbagai usaha yang dirintis masyarakat, termasuk saya sendiri di sepanjang Jalan Iskandar Muda,” katanya.
Jalan Iskandar Muda menjadi salah satu akses penting yang menghubungkan kawasan permukiman di Kecamatan Neglasari dengan pusat aktivitas Kota Tangerang. Tingginya mobilitas kendaraan dan masyarakat membuat kondisi jalan memiliki kaitan langsung dengan aktivitas perdagangan di sepanjang kawasan.
Pemkot Kejar Perbaikan Sejumlah Jalan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan Pemkot Tangerang menargetkan perbaikan Jalan Iskandar Muda rampung dalam sekitar dua bulan.
Pemkot juga mengerjakan sejumlah ruas jalan utama lainnya, yakni Jalan M. Toha, Jalan Sitanala, dan Jalan Marsekal Suryadarma.
Khusus Jalan Sitanala, Pemkot Tangerang akan melakukan rekonstruksi sekaligus pelebaran badan jalan sepanjang 146 meter sebelum akses putar balik (u-turn) di Jembatan Simpang Tujuh.
“Kami akan segera memulai proyek rekonstruksi Jalan Sitanala dalam waktu dekat. Ada pelebaran badan jalan tepatnya di depan Kantor Perumda Tirta Benteng dan Pom Bensin Sitanala sebagai solusi jangka panjang mengatasi kemacetan di Jembatan Simpang Tujuh,” ujar Taufik.
Pemkot Tangerang memastikan masyarakat tetap dapat melintasi Jalan Sitanala selama pekerjaan berlangsung. Pemerintah tidak menerapkan rekayasa lalu lintas khusus di ruas tersebut.
“Proyek rekonstruksi ini akan mengganggu kenyamanan berlalu lintas. Namun, tidak ada pemberlakuan rekayasa lalu lintas khusus di Jalan Sitanala sehingga masyarakat masih bisa melintas secara normal,” jelasnya.
Jika perbaikan berjalan sesuai target, kondisi jalan yang lebih baik diharapkan ikut membuka kembali ruang bagi aktivitas ekonomi warga yang selama ini terdampak kerusakan dan genangan. [ron]
![]()

