Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Sepakat Tata Jl Kisamaun, Kanan Tuk Pedagang, Kiri Tuk Lewat Motor-Mobil

Rapat dengar pendapat antara pemilik toko Jl Kisamaun Pasar Lama, DPRD Kota Tangerang, dan PT TNG.

TANGERANG [ProBENTENG] – Sejumlah kesepakatan terjadi dalam pertemuan Komisi III DPRD Kota Tangerang dalam Rapat Dengar-Pendapat dengan sejumlah perwakilan pemilik toko Jl Kisamaun, Pasar Lama.

Di antaranya kesepakatan waktu dimulainya malam kuliner mulai pukul 17.00. Lalu, disediakan ruang jalan kosong selebar 4 meter untuk lalulintas warga penghuni dan pemilik toko. Terakhir, akan dilakukan penataan ulang bagi penempatan pedagang kaki-5 di sisi kanan jalan.

Pertemuan rapat dengar-pendapat itu berlangsung di Ruang Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang, Senin (14/2/2022) yang dihadiri juga Direktur PT Tangerang Nusantara Global (TNG) Edi Candra.

Baca Juga: DISIDAK KOMISI III DPRD, PT TNG SIAP TATA ULANG PENATAAN PASAR LAMA

Dalam pertemuan terjadi diskusi panjang-lebar dan adu argumen yang cukup alot antara pemilik toko, DPRD, PT TNG. Hal itu berlangsung sejak dimulainya rapat sekitar pukul 13.30 hingga usai rapat sekitar pukul 16.30.

Sejumlah pemilik toko sempat ngotot meminta satu ruang parkir kendaraan untuk masing-masing toko dengan alasan untuk bongkar-muat barang atau parkir kendaraan pemilik toko/karyawan.

Pembahasan terkait ini belum tercapai kata sepakat, hanya Komisi III DPRD akhirnya menyerahkan kepada PT TNG untuk melakukan kajiannya lebih lanjut.

Ke depan Komisi III mengagendakan akan melakukan pertemuan kembali dengan warga sekitar dan PT TNG. DPRD meminta PT TNG dalam melakukan kajian dan penataan Pasar Lama harus melibatkan warga sekitar termasuk warga Kampung Perintis.

Baca Juga: KOMISI III PERINTAHKAN PT TNG TIDAK TUTUP JL KISAMAUN KULINER PASAR LAMA

 

LIBATKAN WARGA

Wawan Setiawan, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang mengatakan beberapa poin kesepakatan telah dicapai dan aspirasi warga pun sudah diakomodir serta penataan ulang kawasan kuliner Pasar Lama juga tetap akan dilakukan oleh PT TNG.

Awalnya, tutur Wawan, sejumlah tokoh warga Perintis datang ke Komisi III DPRD memprotes lapak pedagang yang ditata menjadi berada di tengah jalan, sehingga membuat kendaraan tak bisa lewat.  “Jadi masyarakat menanyakan gimana kalau ada orang sakit atau kebakaran, sebab ambulans dan Damkar tak bisa lewat.”

Ke depannya, urai wawan, lapak pedagang berada di sebelah kanan jalan berjejer, di sebelah kiri jalan ada space untuk motor dan mobil lewat. Namun, space jalan itu tertutup untuk kendaraan pengunjung. Jalan itu hanya untuk warga dan pemilik toko.

Baca Juga: WARGA PERINTIS TOLAK PENUTUPAN JL KISAMAUN, KULINER PASAR LAMA

 

DISKUSI PUBLIK

Edi Candra, Direktur PT TNG, mengatakan pihaknya masih melakukan dialog-dialog serta mengumpulkan data pedagang untuk dilakukan kajian secara komprehensif terkait penataan ulang Pasar Lama.

Rencananya, kata dia,  PT TNG akan menata kawasan Pasar Lama untuk dikelola menjadi lebih rapi sebagai pusat kuliner. Dilakukan pemetaan lapak dagangan, lalu menyediakan shuttle, hingga kantong parkir.

“Jadi sekarang ini saya bilang tata ulang sambil jalan, nanti akan ada diskusi publik. Rencana awal sebenarnya ditata membuat shuttle, nanti pengunjung parkir di beberapa titik. Bagaimana pun kita akan mengakomodir keinginan masyarakat,” pungkas Edi Candra. [ron]

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *