Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

DPRD: Biaya Operasional Bus Tayo Lebih Besar dari Keuntungan

TANGERANG [ProBENTENG] – Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang, Fauzan Manafi Albar mengkritisi operasional Bus Tayo (Tangerang Ayo) yang dinilainya tidak efisien karena lebih besar biaya operasional dibanding pendapatannya.

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengungkapkan, pendapatan Bus Tayo yang dihasilkan dari penumpang di 2020 sangat jauh dengan biaya operasionalnya. Biaya operasional Bus Tayo di 2020 sebesar Rp 17 miliar sedangkan pendapatannya hanya Rp 990 juta saja.

“Ini sangat tidak efisien lebih baik Si Tayo untuk tidak dioperasikan. Jadi untung Rp 990 juta sedangkan biaya operasional 17 miliar ini sangat tidak efisien,” katanya di Gedung DPRD Kota Tangerang, Rabu (2/6/2021).

Maka dari itu dia menyarankan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk mengkaji ulang operasional Bus Tayo. Dari para terus menghamburkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APDB).

“Saya sarankan kepada Walikota untuk dikaji ulang karena hanya menghamburkan dana rakyat lebih baik dialokasikan untuk kepentingan rakyat yang lebih urgent,” ujar Fauzan. [ron]

(Visited 3 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *