Ketua DPRD Soroti Retribusi Jadi Kunci Dongkrak PAD Kota Tangerang

TANGERANG [ProBENTENG] – Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menegaskan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depan tidak bisa lagi bergantung pada pola lama. Ia mendorong optimalisasi berbagai sektor retribusi daerah yang selama ini belum memberikan kontribusi maksimal ke kas daerah.
Hal tersebut disampaikan Rusdi dalam Forum Konsultasi Publik RKPD Kota Tangerang Tahun 2027 di Puspem, Rabu (21/1/2026). Ia menilai, kenaikan PAD yang hanya ditargetkan sekitar Rp100 miliar pada 2026 tidak sebanding dengan beban belanja daerah yang terus meningkat.
“Belanja kita besar, tapi kenaikan PAD sangat terbatas. Salah satu solusi realistis adalah mengoptimalkan sektor retribusi yang selama ini belum tergarap maksimal,” tegas Rusdi.
Rusdi secara khusus menyoroti retribusi jaringan utilitas yang hingga kini dinilai hanya menimbulkan dampak negatif terhadap estetika kota tanpa kontribusi finansial bagi daerah. Ia mendorong percepatan Raperda Penyelenggaraan Pembangunan Jaringan Utilitas agar pengelolaan kabel dan jaringan dapat ditata sekaligus menjadi sumber PAD.
Selain itu, ia juga menyinggung potensi retribusi sampah yang bisa ditingkatkan melalui skema penarikan terpadu, salah satunya dengan memanfaatkan layanan PDAM seperti yang diterapkan di sejumlah daerah lain.
“Retribusi sampah ini potensinya besar kalau dikelola dengan sistem yang tepat dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Rusdi, penyelesaian regulasi terkait tata bangunan, lingkungan hidup, dan retribusi harus dituntaskan pada 2026 agar dapat diimplementasikan secara efektif pada 2027.
“Kalau tidak ada terobosan pendapatan dari retribusi dan regulasi yang kuat, daya belanja kita akan terus tertekan,” pungkasnya. [adv]
![]()
