Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

33 Persen Warga Hilir-mudik di Jalan Protokol Kota Tangerang Tak bermasker

TANGERANG [ProBENTENG] – Tercatat 33 persen warga yang hilir-mudik di jalan-jalan protokol Kota Tangerang tak memakai masker. Padahal Pemkot Tangerang dalam meminimalisir sebaran Virus Covid-19 masih memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Berdasar survai sederhana ProBENTENG, Rabu (5/8/2020),dengan mengamati warga hilir-pemudik bersepeda motor, bermobil, pedagang tepi jalan, ataupun pejalan kaki di Jl A Yani, Jl Daan Mogot, Jl Satria-Sudirman, dan Jl TMP Taruna, tercatat ada 13 dari 39 warga tak memakai masker atau sebesar 33 persennya.

Padahal ke-4 jalan protokol itu berada di kawasan seputaran Kantor Puspem Kota Tangerang, tempat berkantornya Walikota Tangerang. Ironisnya pula, tak terlihat ada Petugas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangerang yang siap menegur pelaku pelanggar PSBB itu.

Memang dari 13 warga tak memakai masker, terdapat 4 warga yang maskernya dibiarkan tergantung di dagunya. Namun kondisi itu, tentu saja, boleh disamakan dirinya tak memakai masker. Terbanyak warga yang tak memakai masker adalah pedagang yang berjualan di tepi 4 jalan protokol itu.

Sejumlah warga yang dimintai tanggapannya, menyatakan sudah seharusnya Petugas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tangerang sering-sering melakukan inspeksi lapangannya. “Bila kondisi ini dibiarkan saja, sama artinya Pemkot Tangerang lemah dalam penegakan aturan PSBB,” cetus Haru, warga Sukasari.

Sementara Ny Diuwi, warga Sukasari lainnya, menilai warga memang sudah terlalu lama harus mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 sehingga bosan. Tetapi, jangan sampai kebosanan warga ini menggejala di banyak tempat. “Nantinya bisa-bisa kasus paparan Virus Covid-19 akan bertambah lagi di kota tercinta kita.” [ch djamal / cdjamal@yahoo.com]

(Visited 14 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *