Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Bupati-Walikota Harus Duduk Bareng Bahas Baik-buruknya Pemutusan JDU Air Bagi Warga

TANGERANG [ProBENTENG] – Anggota DPRD Kota Tangerang, H Saiful Milah, menanggapi permasalahan rencana diputusnya perpipaan Jaringan Distribusi Utama (JDU) oleh Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang bagi layanan air bersih 9.000-an warga sejumlah perumahan di Kota Tangerang.

Menurut Anggota DPRD dari Golkar ini, kemarin, perlu ada keberanian dari Walikota Tangerang dan Bupati Tangerang untuk membahas persaolan yang menyangkut ketersediaan air bersih bagi warga Kota Tangerang yang tinggal di kawasan Perumahan Modernland, Perumahan Bumi Mas Raya, Perumahan Premier Park, dan Kompleks Kehakiman di Tanah Tinggi.

Diberitakan ProBENTENG.com dari rilis Perumdam TKR Kabupaten Tangerang (11/1/2023), Dirut Perumdam TKR Sofyan Sapar menerangkan sekalian perbaikan pipa bocor di bawah Rel KA Tangerang-Jakarta di Tanah Tinggi, pihaknya berencana akan memutus JDU di Tanah Tinggi yang melayani air bersih bagi 9.000-an warga beberapa peruamahan itu.

Diakui sebelumnya rumah-rumah warga di wilayah tersebut sebagai pelanggan Perumdam TKR, masuk layanan wilayah satu. “Tapi sudah kami serah-terimakan ke Perumda Tirta Benteng beberapa waktu lalu. Sehingga (setelahnya perbaikan JDU) bukan menjadi tanggungjawab kami lagi jika terjadi gangguan layanan dan lain sebagainya,” tegasnya.

Sebab Perumda Tirta Benteng sesuai kesepakatan akan menyediakan JDU sendiri untuk melayani air bersih ke perumahan-perumahan tersebut.

Baca Juga: PIPA LEDENG BAWAH REL KA BOCOR, PERUMDAM TKR PERBAIKI, ALIRAN AIR KE BANDARA MENGECIL

PEDULI WARGA

H Saiful Milah, lebih jauh, mengharapkan agar tanggungjawab pelayanan kepada warga jagan sampai terputus dengan katanya ada kesepekatan yang belum diketahui warga itu. Tidak baik sebagai perusahaan daerah nantinya menelantarkan kebutuhan warga.

“Yah, kalau perlu TB dan TKR duduk bareng, bahkan owner-nya Walikota Tangerang dan Bupati Tangeang turun tanganlah. Ingatkan kedua direktur itu agar tidak melantarkan warga,” katanya.

Anggota DPRD Kota Tangerang inipun meminta agar seluruh jaringan perpipaan Perumdam TKR sebaiknya memang secara bertahap dapat diserahkan kepada Perumda TB secara damai.

“Hari ini pelanggannya warga Kota Tangerang, tapi layanannya oleh perusahaan milik kabupaten. Jadi, segeralah teman-teman kota dan kabupaten terkait air bersih ini, membahasnya lebih jauh,” paparnya. [ron/cd]

 1,466 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: