Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Disperindag Kota Tangerang Tera Timbangan Pedagang Pasar

TANGERANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang melalui UPT Pelayanan Metrologi Kota Tangerang mengadakan pelayanan tera dan tera-ulang terhadap alat ukur atau timbangan di sejumlah pasar di Kota Tangerang.

Drs H Habibullah MSi, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang, Kamis (24/5/2018), mengutarakan program ini merupakan wujud komitmen Pemkot Tangerang dalam memberikan perlindungan kepada konsumen.

Terlebih saat ini, Kota Tangerang telah terpilih menjadi salah-satu Daerah Tertib Ukur Kategori Kota Besar dari Kementerian Perdagangan RI pada 2017.

Adapun pelaksanaan tera-ulang timbangan para pedagang di pasar-pasar, kata Habibullah, dilaksanakan secara terjadwal sejak Februari sampai November 2018.

Sementara untuk pelaksanaan pelayanan tera-ulang pada Mei 2018 dilakukan pada pekan pertama dan kedua. Berlokasi di Pasar Poris Indah, Pasar Nyamuk, Pasar Sipon, Pasar Simpang Gondrong, Pasar Rubuh, dan Pasar Fresh Market.

Sejumlah petugas dari UPT Metrologi mendatangi satu per satu lapak pedagang untuk melakukan pendataan keakuratan alat Ukur Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) yang biasa digunakan berdagang.

Kegiatan ini disambut baik para pedagang, sebagai sosialisasi langsung untuk mereka terhadap pentingnya ketepatan pengukuran timbangan. Pada pelayanan terjun langsung ke lapangan pasar-pasar, petugas menera-ulang sedikitnya 590 alat ukur berbagai jenis dan ukuran.

Kehadiran petugas pun mendapat respon positif dari pembeli, karena dengan begini mereka lebih aman dan nyaman dalam berbelanja di pasar-pasar Kota Tangerang. Mengurangi kekhawatiran kecurangan, akibat tidak pasnya ukuran barang yang dibelinya.

“Saya bersyukur…” kata Habibullah. Sebab alasan itulah yang melandasi kegiatan pelayanan tera dan tera-ulang ini. Serta mendorong usaha untuk mewujudkan Kota Tangerang sebagai Kota Layak Investasi, yang tertuang dalam Program Tangerang LIVE (Liveable, Investable, Visitable dan E-City).

Konsep Kota Layak Investasi sendiri bukan hanya sebagai kota industri semata, tetapi juga sebagai kota bisnis perdagangan barang dan jasa. Untuk mencapainya dibutuhkan peran aktif dan dukungan dari semua elemen masyarakat. [adv]

(Visited 133 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *