Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Ditemukan 88 Chikungunya & 13 DBD di Kota Tangerang

Kegiatan memantau jentik nyamuk di rumah warga.

TANGERANG [ProBENTENG] – Sebanyak 88 kasus Chikungunya dan 13 kasus DBD ditemukan di wilayah Kota Tangerang pada Februari 2020.

Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus itu kini mulai ditangani pihak Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, dr Bevy, Minggu (23/2/2020), mengatakan sampai saat ini tercatat ada 13 kasus DBD dan 88 kasus Chikungunya.

“Hasil Penyelidikan Epidemiologi (PE) ada 88 kasus chikungunya dan 73 diantaranya sudah sembuh, 13 masih proses pengobatan,” ungkapnya.

Pihak Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga telah melakukan berbagai langkah untuk meminimalisir penyebaran Chikungunya dan DBD, seperti mengaktifkan Pokja DBD di Kecamatan dan Kelurahan serta menerjunkan Juru Pemantau Jentik (Jumantik), melakukan Fogging, kemudian juga abatisasi untuk membunuh jentik nyamuk.

Selain itu, timnya juga lakukan penyuluhan ke masyarakat termasuk juga pemeriksaan sampel lingkungan dan sampel darah pasien yang masih demam.

“27% rumah yang dikunjungi tim dinkes ditemukan jentik, ini merupakan faktor resiko penularan kepada orang sekitarnya,” imbuh dr Bevy. [ron]

(Visited 29 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *