Katanya Cisadane Keruh Parah, Air Ledeng Mati-total & Nyusahin…
TANGERANG [ProBENTENG] – Di tengah keluhan “ledakan tagihan” sampai 20 kali lipat masih membuat galau, kini Pelanggan PDAM Tirta Benteng di pusat Kota Tangerang dibuat jengkel lagi dengan matinya aliran air ledeng sejak Kamis (23/6/2022) pagi sampai Magrib.
“Wadow… wadow… terpaksa Tayamum…” teriak Haru, pelanggan PDAM Tirta Benteng menghadapi kenyataan tak bisa berwudhu dengan normal karena air ledeng mati. Akhirnya, dia hanya bisa tayamum untuk Sholat Zuhur, Ashar dan Magrib.
Sementara pelanggan lain di Grup WA Keluarga Besar RT 02/RW 15 Sukasari, menggerutu, “Gimana mau nampung air, airnya mati tanpa pemberitahuan dulu. Waktu masih TKR, masih ada air mesti kecil. Sekarang TB mati total.”
Yang lain menggerutu, “kalau mau matiin air, kasih tau dulu. Sekarang mah, tau-tau sudah mati aja, kita gak punya persiapan.” Ada lagi gerutuan, menyampaikan, “sudah mau Magrib, air masih belum hidup, mau wudhu…”
Di tengah kegelisahan warga, beredar pengumuman yang mengatasnamakan PDAM TB di WA Grup itu, yang meminta maaf atas matinya aliran ledeng.
“Diinformasikan kepada pelanggan Perumda (PDAM, red) Tirta Benteng, saat ini sedang terjadi gangguan layanan di beberapa area pelayanan kami yang dikarenakan kekeruhan air baku Sungai Cisadane yang sangat tinggi, sehingga menyebabkan terganggunya proses produksi dan pendistribusian air mengalami gangguan.
Area terdampak: Seluruh area pelayanan. Kami sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanannya.”
Sejumlah warga tetap saja menggerutu, “maaf aja buat apa. Kapan hidup kembali aliran air PDAM-nya.” [cd]
![]()


