Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Para Ketua RW Siap Patuhi Himbauan Walikota

MENDAPAT Surat Edaran Walikota Tangerang yang menghimbau masyarakat meniadakan kegiatan perayaaan HUT RI yang mengundang kerumunan masyarakat, sejumlah ketua RW di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, menyatakan kesiapan untuk mematuhinya.

Mereka menyatakan walaupun ada keinginan sejumlah masyarakat yang ingin tetap menyelenggarakan sejumlah Lomba HUT RI, semisal Panjat Pinang, Lomba Sepeda Santai, dan lomba rekreasi lainnya secara terbatas, mereka tak akan mengizinkannya.

“Kalau di RW 06 Sukasari, kita tidak akan menggelar kegiatan lomba, sesuai Surat Edaran Walikota Tangerang,” kata Dahrial “Jefri” Lubis, Ketua RW 06 Sukasari saat dikonfirmasikan, Jumat (7/8/2020). Di masa Pandemi Corona memang berresiko menggelar acara lomba untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Yang kini dilakukan warga, tambahnya, sejak tanggal 1 sampai 31 Agustus adalah mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah-rumah, berrencana membangun Gerbang HUT RI dan memasang umbul-umbul hias HUT RI di beberapa tempat.

Hal senada disampaikan Darmaji Jusuf, Ketua RW 15 Sukasari, yang juga dihubungi Jumat (7/8/2020). “Saya secara pronsip tidak akan mengizinkan diselenggarakannya lomba-lomba HUT RI di lingkungan RW 15.”

Tetapi bila ada masyarakat yang tetap ngotot akan menyelenggarakan lomba secara terbatas, dia tak akan mau bertanggung-jawab bila ada hal-hal tak diinginkan. “Kalau ada proposal yang butuh tanda-tangan saya selaku ketua RW pun tidak akan saya tanda-tangani…” katanya.

Di saat Pandemi Corona, tegasnya, sangat riskan menggelar lomba HUT RI meskipun secara terbatas karena khawatir terjadi hal tak diinginkan. Apalagi, saat ini pendapatan masyarakat tengah menurun, kan kasihan bila harus berpatungan menggelar acara lomba.

“Lebih baik ikuti himbauan Walikota Tangerang merayakan HUT RI dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah-rumah,” katanya.

Kalaupun mau bisa memasang memasang umbul-umbul HUT RI atau memasang lampu hias di rumah masing-masing. Intinya, jangan sampai terjadi kerumunan masyarakat. [ch djamal / cdjamal@yahoo.com]

(Visited 10 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *