Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

PT APJ Tak Akui Luberan Limbah Cair Berminyak Perusahaannya Licinkan Jalan

Limbah cair berminyak dengan warna kuning pekat dibuang ke saluran, lalu meluber ke badan Jl Palem Manis Raya sehingga menjadi licin. [wr]
JATIUWUNG [ProBENTENG] – Manajemen PT Alumnex Perkasa Jaya (APJ) di Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, tidak mengakui kalau perusahaannya membuang limbah cair berminyak yang meluber ke badan Jl Palem Manis Raya sehingga jalan menjadi licin dan membuat rawan kecelakaan lalulintas.

Lutfi, General HRD PT APJ ketika dikonfirmasi Rabu (15/8/2018) terkait pengaduan pengguna Jl Palem Manis Raya yang mengeluh jalan itu menjadi licin sehingga banyak pengendara sepeda motor tergelincir di jalan itu, menolak mengakui kalau perusahaannya yang mencemari badan jalan urat-nadi perhubungan di Kawasan Industri Palem Manis.

Limbah cair berminyak yang meluber dari saluran, kata dia, bukan limbah dari perusahaannya. Bahkan dia mengaku perusahaannya telah memiliki IPAL, sehingga air limbah produksi perusahaannya tidak akan bermasalah karena telah diperiksa Petugas Dinas LH kota Tangerang bernama Amaludin di setiap bulannya.

Dipaparkan kemungkinan besar luberan limbah cair berminyak disebabkan akumulasi banyak limbah cair dari banyak industri yang dibuang ke saluran dan meluber.  “Perusahaan kami tidak mengeluarkan limbah cair berminyak seperti yang dilaporkan warga kepada pihak media,” kata Lutfi.

Namun tambah general HRD ini, pihaknya bersedia mengeruk saluran air di depan perusahaannya, tetapi harus dikerjakan bersamaan dengan perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di sepanjang Jl Palem Manis Raya, sehingga tak ada lagi limbah cair berminyak meluber ke jalan.

 

RAWAN KECELAKAAN

Diberitakan ProBENTENG sebelumnya, pengguna Jl Palem Manis Raya di Kawasan Industri Palem Manis mengeluhkan limbah berminyak pabrik produksi almunium PT APJ yang meluber mencemari jalan urat-nadi perhubungan itu sehingga menjadi licin.

Sejumlah pengguna jalan, Selasa (14/8/2018), mengutarakan kejengkelan mereka karena jalan yang licin berminyak itu bisa membuat kendaraan yang ditumpangi tergelincir, khususnya sepeda motor. “Sudah banyak motor yang jatuh tergelincir karena luberan limbah ini…” cetus Abdullah, pengguna jalan.

Warga pun telah mengadukan persoalan ini kepada Kelurahan Gandasari yang lalu telah menegur perusahaan itu melalui surat teguran. Namun, Dinas LH Kota Tangerang dan Satpol PP Kota Tangerang yang juga mendapat laporan lurah belum merespon persoalan ini.

Edih, Lurah Gandasari, mengultimatum kalau sampai akhir kegiatan Tujuhbelasan belum juga ada tindakan dari pihak perusahaan, maka dirinya akan memanggil manajemen perusahaan untuk mempertanggungjawabaknnya. [wr]

(Visited 285 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *