Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Sekda Pimpin Tim Gugus Tugas Sidak PT ADF Balaraja

BALARAJA [ProBENTENG] – Tim Gugus Tugas (GT) Pemkab Tangerang menyatakan penerapan protokol kesehatan di area pabrik PT Adis Dimension Footwear (ADF) sudah sesuai peraturan, meskipun harus lebih ditingkatkan lagi agar tak ada paparan Virus Covid-19 bagi para karyawannya.

Rombongan tim GT dipimpin Sekda HM Rudi Maesyal Rasyid datang bersama Ketua DPC SPSI Kabupaten Tangerang dan diterima President Director PT Adis Dimension Footwear, Jumat (19/6/2020). Tim pun berkeliling pabrik dan berdialog dengan sejumlah karyawan.

“Setelah kita tinjau, protokol kesehatan di pabrik ini sudah diterapkan, hanya perlu terus ditingkatkan. Nantinya kami akan laporkan hasil sidak ini kepada bupati untuk pengambilan keputusan final,” ungkapnya.

Sementara Margaret Vikta, President Director PT ADF, mengutarakan pihàk manajemen sangat mengedepankan jiwa dan keselamatan seluruh karyawan. Sebab itu, kata dia, saat ada karyawan terkategori Reaktif Covid-19, satu divisi diliburkan.

Sejak adanya karyawan reaktif, ungkap Vikta, langsung perusahaan melakukan karantina lokal. Satu area divisi di area produksi diliburkan sejak Senin 8 Juni 2020 dan semua karyawan sudah dilakukan rapid test sebanyak 958 orang dengan hasilnya tidak reaktif.

H Nunung Riyanto, Ketua Satgas Covid-19 PT Adis Dimension Footwear, menambahkan satu karyawan yang dirawat di Rumah Singgah Covid-19 Griya Anabatik Kabupaten Tangerang sudah pulang pada Kamis 18 Juni karena berdasarkan 2 kali swab test hasilnya negatif.

Sementara Ketua DPC SPSI Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi, yang juga Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, mengakui pabrik ini telah melaksanakan protokol kesehatan sejak awal.

Diharapkan protokol itu terus dilakukan secara ketat di pabrik itu karena karyawan PT ADF sangat banyak. [humas gugus tugas penanganan covid-19 kabupaten tangerang/ ch djamal / cdjamal@yahoo.com]

(Visited 21 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *