Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Semakin Rawan Kecelakaan Lalin di Fy-over Kebon Nanas

Mobil dan sepeda motor saling rangsek di atas jembatan Fly-over Kebon Nanas. Kendaraan datang dari arah gerbang Tol Kebon Nanas bersinggungan dengan kendaraan yang akan berputar arah di kolong fly-over. [djamal]
TANGERANG [ProBENTENG] – Kerawanan kecelakaan lalulintas semakin menjadi-jadi di jembatan Fly-over Tol Jakarta-Merak di Kebon Nanas, Kota Tangerang, disebabkan arus kendaraan yang akan berputar di kolong jembatan fly-over bersinggungan dengan luapan arus kendaraan dari Gerbang Tol Kebon Nanas menuju Jl Raya Serpong.

Pemantauan lokasi, Selasa (20/3/2018) sekitar pukul 14.10, terlihat kendaraan mobil dan sepeda motor dari arah Jl MH Thamrin saling merangsek dengan luapan mobil-mobil dari arah gerbang tol menuju Jl Raya Serpong.

Bunyi klakson pun seringkali terdengar dari kendaraan-kendaraan itu untuk mengingatkan agar pengendara lain tidak main rangsek sembarangan.

“Wah gila bener melintas jalan di sini, harus hati-hati dan sabar. Bila tidak, pasti terjadi kecelakaan lalulintas…” cetus Haru, pengendara sedan yang tinggal di Sukasari sesaat dia akan memutar kendaraannya di kawasan itu sehabis berkunjung ke Transmart untuk pulang ke rumahnya.

Hal senada dikeluhkan Ny Anisa, pengendara sepeda motor yang harus beberapa kali berhenti untuk meminta jalan memutar kendaraannya di kolong Fly-over Kebon Nanas. Dia melintas jalan ini hanya untuk menjemput anak di Jl MH Thamrin sebelah barat untuk diajak pulang ke Kampung Kelapa Dua di Jl MH Thamrin sebelah timur.

Dahulu, papar dia, dirinya cukup berputar di pemutaran kendaraan depan Transmart. Namun kini harus bertambah jauh 2 Km dengan memutar kendaraan di kolong fly-over, karena pemutaran kendaraan di depan Transmart ditutup Dishub Kota Tangerang tanpa alasan masuk akal yang katanya hanya untuk mengurai kemacetan di Jl Mh Thamrin sebelah barat.

H Saeful Rohman, Kepala Dishub Kota Tangerang, seperti diberitakan ProBENTENG pada 26 Pebruari 2018, ketika dikonfirmasi,  mengatakan penutupan U-turn Transmart ditetapkan musyawarah Forum Lalu Lintas Kota Tangerang dengan maksud untuk mengurangi kemacetan kedaraan dari arah Serpong menuju Tangerang.

Penutupan pemutaran itu masih uji-coba selama 2 bulan, tambah Wahyudi Iskandar, Sekretaris Dishub Kota Tangerang.

Kebijakan itu masih bersifat sementara atau trial and error. Forum akan mengevaluasi dalam waktu 2 bulan. Jika memang mengundang kerawanan kecelakaan lalin atau terjadi kemacetan lalin lainnya disebabkan itu maka bisa saja kebijakan lalin di sana dikembalikan seperti semula. [djamal]

(Visited 125 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *