Probenteng.com

Media Online Tangerang dan Sekitarnya

Sempat Kejar-Kejaran Bak Film Aksi, Polisi Akhirnya Tembak Maling Mobil

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan menunjukkan barang bukti Mobil Avanza. *

TANGERANG [ProBENTENG] – Seperti film aksi, petugas Polres Metro Tangerang Kota sempat kejar-kejaran dengan pelaku spesialis pencurian mobil di Tangerang. Hingga akhirnya, Rangga yang merupakan residivis dengan kasus yang sama itu meninggal dunia karena timah panas petugas bersarang di bahunya.

Kombes Pol Harry Kurniawan, Kapolres Metro Tangerang Kota, Minggu (18/11/2018), mengatakan penangkapan berawal saat petugas mengintai pelaku di salah satu apartemen di Kota Tangerang.

“Dari hasil laporan tim melakukan penyelidikan dan mengumpulkan beberapa barang bukti dan petunjuk termasuk CCTV. Terungkap bahwa ciri-ciri ataupun identitas pelaku,” ujarnya, Minggu (18/11/2018).

Saat itu, pelaku yang kerap mencuri mobil bersama rekannya, Abeng ini hendak melarikan diri. Petugas dan pelaku pun terlibat aksi kejar-kejaran. “Pada saat dilakukan penangkapan, terjadi pelawanan hingga anggota kami terluka,” ucapnya.

Dalam pengejaran itu, petugas mencoba memerintahkan pelaku yang dikenal sulit ditangkap dan selalu membawa senjata api rakitan untuk menyerah.

Pelaku juga sempat menodongkan senjata rakitan di dalam mobil Avanza miliknya saat dikejar dua polisi menggunakan kendaraan roda dua.

Namun, tiga kali tembakan peringatan petugas tak diindahkan pelaku. Alhasil, petugas terpaksa melepaskan timah panas yang tepat mengenai bahu kanan pelaku.

Pelaku pun tewas saat dilarikan ke RSUD Tangerang. “Tersangka ini jaringan di Kabupaten Tangerang, seorang Residivis dengan kasus yang sama di sana,” kata Harry.

Rekannya, yaitu Abeng kini sedang dalam pengejaran Satreskrim Polres Metro Tangerang karena tidak bersama dengan Rangga saat diringkus.

Sebelumnya, duo ranmor tersebut melancarkan aksinya dengan mencuri kendaraan roda empat di Jalan Polonia Komplek Angkasa Pura, Kota Tangerang. Aksi pencurian yang terjadi pada 5 November 2018 tersebut terekam kamera pengintai yang terpasang di rumah korban. Pelaku yang masih diburu yakni Abeng akan diancam dengan pasal 363 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. [ron]

(Visited 53 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *